Home > Coretan > Iman Melahirkan Revolusi

Iman Melahirkan Revolusi

Pembaharuan sesuatu bangsa tidak terjadi dengan sendirinya bahkan juga tidak dengan kebetulan. Kebanyakan yang dapat kita lihat dari kaca mata sejarah, bangsa-bangsa bangun setelah terlelap dari tidurnya, menjadi kuat setelah menderita kelemahan, menjadi maju setelah melewati masa kemunduran, dan semua itu diubah setelah membuat perubahan dalam cara berfikir.

Dengan berubahnya cara berfikir, bangsa dapat berubah dari diam menjadi bergerak, dari putus asa menjadi optimis, dari pasif menjadi aktif produktif, hinggakan dari yang mati menjadi hidup kembali.  Perubahan ini merupakan satu revolusi dalam tujuan dan pandangan hidup, cita-cita dan semangat, keinginan dan kebiasaan. Jika sesuatu pembaharuan itu lahir tanpa disertai perubahan cara berfikir, maka revolusi dan pembaharuan itu hanyalah slogan kosong atau seperti  teriakan di gurun pasir yang mana segera ditiup angin yang berlalu.

Begitulah sunnatullah alam, dengan singkat dan tepatnya dijelaskan oleh Allah yang bermaksud :

”Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sehingga kaum itu mahu mengubah nasibnya sendiri”

Membuat perubahan dalam cara berfikir bukanlah hal yang mudah dan ringan. Pekerjaan ini amat sulit dan berat. Hal ini kerana dalam diri manusia itu terdapat bermacam-macam sifat dan ragam. Makanya untuk memasukkan perubahan dalam jiwa, hati dan fikiran manusia merupakan pekerjaan yang amat sulit. Hakikatnya, menahan aliran sungai yang besar, menggali terowong, mahupun mengubah alam ini jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan mengubah fikiran dan pandangan hidup manusia.

Berhadapan dengan semua kepayahan ini, maka hanya IMAN satu-satunya alat yang dahsyat dan menakjubkan untuk membantu menyelesaikannya. Iman menjadikan akal manusia siap untuk menerima pemikiran-pemikiran yang baik, meskipun dalam kebaikan ini tersimpan taklif dan kewajipan, pengorbanan dan kesulitan.

Iman satu-satunya unsur yang dapat membuat perubahan dalam diri manusia. Dapat menjadikan manusia dalam bentuk yang baru, sehingga berubah tujuan hidup, tingkah laku, pandangan, perasaan dan pertimbangannya. Iman memberikan pengaruh yang cepat tanpa memandang usia dan taraf hidup.

Iman dapat memperluas tingkah laku berhadapan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Dan peribadi-peribadi yang baik inilah akan membangunkan masyarakat Islam yang baik, dan memberikan kebaikan kepada kepada orang lain, dunia mahupun akhirat. Sebab, warga masyarakat inilah yang menjadi penentu corak dan warna bahkan nasib masyarakat yang bersangkutan.

~gegarkan dunia dengan penamu~

Categories: Coretan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: